No Golput No Ribut
Tak terkecuali Indonesia, bahwa setiap negara tidak
bisa lepas dari peranan politik. semua aspek dalam kehidupan dalam berbangsa
dan bernegara dapat dimasuki unsur-unsur politik., termasuk dalam menjaga
persatuan dan kesatuan suatu negara.
Indonesia sebagai negara yang berideologi Pancasila
dan memegang teguh semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” sebagai komitmen bersama
sebagai warga negara yang bermasyarakat majemuk. Perbedaan merupakan salah satu
unsur penting dalam berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di
mana semua unsur-unsur perbedaan bermusyawarah untuk bersatu.
Sebagai suatu negara tentu diperlukan suatu sistem
pemerintahan agar dapat menjaga tatanan kehidupan disuatu negara tersebut.
Indonesia sebagai negara yang memiliki sistem pemerintahan tentu memerlukan
penyelenggara pemerintahan. Sistem demokrasi yang sangat menjunjung tinggi
nilai-nilai musyawarah dipilih Indonesia sebagai jalan untuk menciptakan
politik yang sehat, khususnya memilih wakil-wakil untuk menjalankan sistem
pemerintahan.
Pemilihan umum adalah praktek nyata dalam berdemokrasi
yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Pesta
demokrasi di Indonesia yang memiliki perhatian besar adalah ajang 5 tahunan,
yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden.
Dalam pesta demokrasi, khususnya pemilihan presiden
dan wakil presiden, memegang peranan penting dalam kanca perpolitikan di
Indonesia. Di mana masing-masing calon akan mengiklankan diri meraka agar
dipilih oleh masyarakat. Ketika masyarakat memilih, maka perbedaan pilihan
politik pun terjadi. Tentu sesuatu yang wajar dalam berdemokrasi, jika
perbedaan pilihan politik dapat terjadi. Akan aneh ketika dalam berdemokrasi
tidak terjadi perbedaan pilihan politik. Artinya, atas dasar perbedaan pilihan
politik lah sistem demokrasi dipilih untuk menjadi jalan tengah dalam
menyelesaikan perbedaan tersebut. Akan tetapi, disisi lain, esensi dari
perbedaan pilihan politik belum dipahami, khususnya di dalam kehidupan
bermasyarakat umum. Sehingga kericuhan dapat terjadi dan membuat masyarakat
Indonesia terkotak-kotak.
Lantas, bagaimana dampak dari
perbedaan pilihan politik terhadap kehidupan bermasyarakat? Dan bagaimana
membuat perbedaan pilihan politik menjadi sesuatu hal yang wajar dalam
lingkungan bermasyarakat?
Ketika suatu masyarakat tidak
memahami esensi dari perbedaan pilihan politik. Maka, sangat besar dampak
negatif yang akan terjadi, diantaranya: (1) Masyarakat Indonesia tidak lagi
bersatu, tetapi akan terkotak-kotak. (2) Kericuhan, seperti pekelahian antar
pendukung. (3) Indonesia akan semakin tertinggal dari negara-negara lain. (4)
mendorong terjadinya GOLPUT, dan lain-lain.
Dapat dibayangkan negara yang
menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan menjadi terpecah-pecah tentu merupakan
dampak yang paling berbahaya, sebab yang seharusnya bersatu membangun Indonesia
dan menjadi nilai-nilai Pancasila, akan tetapi sebaliknya. Tentu itu akan
merusak kemajuan-kemajuan yang sudah ada.
Maka dari itu perlu ditanamkan
nilai-nilai dari Pancasila melalui kampanye no golput no ribut.
Artinya, bukan hanya masing-masing pasangan calon yang diberi kesempatan untuk
kampanye. Akan tetapi pemerintah harus membuat suatu badan khusus kampanye yang
netral, untuk mengedukasi masyarakat betapa pentingnya memilih dan bersatu.
Kampanye no golput no ribut
adalah kampanye yang menyuarakan tentang pentingnya menggunakan hak suara dan
bagaimana pentingnya integrasi politik walaupun dalam perbedaan pilihan
politik. Menciptakan masyarakat yang cerdas dalam memilih dan berperan aktif
dalam menciptakan demokrasi yang aman dan damai.
No golput adalah sesuatu yang paling penting dalam
menjalankan sistem demokrasi di Indonesia, karena tanpa suara tidak ada pemilihan
umum. Untuk menjadi pemilih yang baik bukan dengan cara golput. Akan tetapi,
untuk menjadi pemilih yang baik, menggunakan hak suara dengan benar serta
bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Oleh sebab itu,
kampanye no golput sangat penting untuk disuarakan.
Sedangkan no ribut merupakan
nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam diri setiap pemilih, khususnya
masyarakat umum, yaitu integrasi politik. Sebab, dengan integrasi politik
masyarakat akan lebih ter-edukasi pentingnya persatuan dalam politik. Persatuan
dalam politik jangan diartikan tidak akan ada perbedaan dalam pilihan politik.
Akan tetapi, dengan adanya perbedaan pilihan politik tidak akan membuat
perpecahan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena esensi dari demokrasi
(pemilihan umum) adalah kita berbeda dalam pilihan politik, setelahnya apapun
hasil dari demokrasi tersebut (pemilahan umum), mari kita bersatu, mendukung,
bekerja sama dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dapat disimpulkan bahwa kurangnya
edukasi tentang esensi dari berdemokrasi, dapat menyebabkan dampak buruk
terhadap kehidupan bermasyarakat dikarenakan perbedaan pilihan politik. Maka
dari itu, diperlukan suatu lembaga khusus yang mengemban tugas mengkampanyekan
gerakan no golput, no ribut, yang bertujuan untuk mengedukasi
masyarakat tentang pentingnya menggunkan hak suara dan pentingnya integrasi
politik demi mewujudkan pemilhan umum yang aman dan damai.
Karya ini telah selesai diikut sertakan dalam lomba
EdConex Essay Competition 2018
Edisi
Melangkah Meraih Medali, oleh
Hembusan Angin.
Komentar
Posting Komentar