Postingan

Siapa Aku?

Gambar
Who am I ? aku sudah membacanya. Akan ku katakan bahwa hidup ini terlalu cepat untuk dilewati dengan begitu saja. Aku mempercayai Tuhan Yang Maha Esa, Sang Maha Pencipta. Aku adalah manusia ciptaan-Nya. Jangan bayangkan aku menulis di ruangan yang tenang, dengan meja, kursi yang nyaman, sebuah laptop, secangkir teh hangat, serta terpaan cahaya mentari yang menyinari, karena ini sudah malam. Dan kalian membayangkannya. Nama ku Watermark, karakter yang dibuat secara tidak sengaja, ketika mencari nama pena. Aku merupakan tanda air. Di mana di tanda air itu ada nama singkatan dari nama kepanjangan ku. Dari ketidaksengajaan itu, aku mulai menyukai nama yang diberi. Walaupun tulisan ku tidak banyak yang menyukai, mungkin. Perkenalan singkat ini ku rasa cukup untuk menghilangkan rasa penasaran kalian terhadap pertanyaan, siapa aku? Jika belum, untuk itu terpaksa ku katakan bahwa ditulisan Hembusan Angin dengan judul: Membongkar Siapa Watermark dia benar, ada aku di sana, dalam fo...

Apotek 3

Dan aku mulai menyalami mertua teman saya dengan penuh senyuman supaya dia beranggapan kami baik - baik saja , walaupun kami sedang kedinginan. Dan setelah salaman aku dipersilahkan duduk di sofa , mertua teman saya pun pergi ke kamarnya untuk istirahat , mungkin kar e na jam menujukkan pukul 00.12 wib. A khirnya teman saya muncul dari kamarnya , mungkin baru saja mencium anaknya yang lagi tidur lelap , dan mungkin dia akan bilang , "bapak pulang nak , bapak pulang hanya mengikuti kerinduan bapak padamu . " Dan anaknya tidak mengerti bahasanya kar e na baru berumur 2 bulan , walaupun mengerti pun tidak akan menjawabnya . K ar e na kalau bisa jawab , mungkin dia akan disebut anak ajaib. Dia mulai duduk di samping saya dengan rasa senang , dengan tidak ada rasa ngantuk , dan saya merasakan sebaliknya. K ami mulai berbicara masa lalu kami waktu di pondok. Kar e na keadaan memaksa kami untuk berbicara masa lalu dan kami senang. Aku senang memiliki masa lal...

Islamic Tolerance

Tanggal 16 November, dunia memperingati hari toleransi, dan pada hari ini penulis terinspirasi. Tulisan ini peting untuk dibaca hingga akhir, jika tidak berkenan itu tidak masalah. Yang perlu digaris bawahi, tulisan ini tidak untuk menyimpulkan benar atau salah maupun baik atau buruk, apalagi untuk masalah diterima atau tidak, tentu bukan otoritas penulis. Ini hanya tentang sikap, alasan mengapa penulis menolaknya. Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memujiNya, memohon pertolongan kepadaNya, memohon ampunan kepadaNya, bertaubat kepadaNya, dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan keburukan perbuatan kami. Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, barangsiapa disesatkan, maka tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, yang tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Jika kita ditawarkan sesuatu, a...

Apotek 2

Dan setelah dari apotek, aku langsung berangkat. A ku masih santai dalam perjalanan , tidak terlalu cepet kar e na bisa menyebabkan kecelakaan, mungkin temanku juga masih santai dalam bis. Dan aku berfikir di jalan , ba g a imana kal au saya me nunggu di warung makan , kar e na perutku harus diisi biar tidak bunyi dan aku ingat bahwa aku punya teman yang kerja di warung makan. Dan aku harus mampir ke warung makan itu. S etelah sampai di warung , aku langsung duduk bukan pura -pura jadi tamu , tapi memang harus jadi tamu supaya saya dilayani dengan baik . D an dia tidak kaget kar e na dia kenal dengan saya. Dia tidak tanya mau makan apa , rupanya dia langsung beri saya nasi goreng kar e na di sana cuma jualan nasi goreng. M enurut saya , itu pekerjaan yang tidak punya kerjaan . Kenapa masih digoreng nasi y an g sudah masak, dan biarlah mereka berkreasi. K u bilang , "terima kasih mas" dengan nada yg sangat baik. Lalu dia membalas "iya sama - sama t...

Apotek

Malam jum'at kemar i n, iya hari K amis malam jum'at kemar i n. Temanku meminta bantuan untuk menjemputnya dari perantauan kar e na mau pulang , rindu dengan ist e ri dan anak katanya. Dia lelaki kuat daripada anak tetangga yang masih me nyusu. Dan aku senang punya teman seperti dia , tapi semoga teman saya tidak seperti dia semua . K ar e na kalau seperti dia semua , saya mau berteman dengan siapa kar e na harus merantau untuk menafkahi anak dan ist e rinya. Dan saya berangkat kira -kira jam 19.04 wib ( waktu I ndonesia bagian barat ) , kar e na dia bilang mau turun dari bis jam 21.04 wib. Dan aku mulai jalan dengan motor tentunya , ku lihat dunia malam itu lebih indah daripada siang kar e na tidak panas. Dan dalam perjalanan , aku melihat masih ada pohon, langit y an g masih tinggi, warung, ada pasar malam , dan apot e k. A ku mulai ingat harus membeli obat dan aku langsung mampir ke apot e k. Terus aku sapa penjaganya . "selamat malam kak" " i...